Senin, 09 Mei 2011

KESENIAN JAWA BARAT

kesenian jawa barat
Wayang Golek adalah boneka kayu yang dimainkan berdasarkan karakter tertentu dalam suatu cerita pewayangan. Dimainkan oleh seorang Dalang, yang menguasai berbagai karakter maupun suara tokoh yang dimainkan.  Wayang golek sangat digemari oleh masyarakat Sunda khususnya. Lazimnya wayang golek dipergelarkan pada malam hari sampai dini hari.




Tari Jaipong adalah pengembangan dan berakar dari Tarian Klasik "Ketuk Tilu". Sebagai tarian pergaulan, tari Jaipong telah berhasil dikembangkan oleh Seniman Sunda menjadi tarian yang memasyarakat dan sangat digemari oleh masyarakat Jawa Barat (khususnya), bahkan populer sampai di luar Jawa Barat.        






Angklung  adalah instrumen musik yang terbuat dari bambu, yang unik, enak didengar, menarik dan mudah untuk  memainkannya. Selain dapat dimainkan untuk lagu instrumentalia, angklung juga dapat dipergunakan sebagai instrumen pengiring penyanyi.       







Tari Ketuk Tilu. telah ada kira-kira di era 1809, dimana ketika dibuatnya Grote Pas Weg, tarian ketuk tilu telah dikenal oleh masyarakat luas di Jawa Barat.   Sebagai tarian rakyat tradisonal, tari ketuk tilu memiliki tata rias dan busana khas.
Sesuai namanya Tarian Ketuk Tilu berasal dari nama sebuah instrumen atau alat musik tradisonal yang disebut "ketuk" sejumlah 3 (tiga) buah.   Sebagaimana musik pengiring tarian lainnya, instrumen ketuk tilu dimainkan secara gabungan dari berbagai alat musik atau instrumen musik tradisonal yang menciptakan harmoni lagu khas pengiring tarian maupun nyanyiannya.

Rampak Kendang, Kendang adalah salah satu instrumen musik tradional yang dimainkan bersama-sama instrumen lainnya, sehingga dapat menciptakan musik yang harmonis.
Perkembangan selanjutnya, kendang tidak saja dimainkan dengan berbagai instrumen lainnya, tapi dimainkan secara tunggal dalam arti satu jenis instrumen musik, namun dimainkan dalam jumlah banyak dan menciptakan suatu irama tersendiri.
SUMBER :
SEJARAH SINGKAT KOTA BANDUNG

Cikal Bakal Kabupaten Bandung, semula berada di Karapyak atau
 Bojongasih di tepi sungai Cikapundung, dekat muaranya yaitu Sungai Citarum.  Nama Karapyak kemudian berganti menjadi Citeureup.  Bahkan nama itu hingga kini tetap abadi menjadi salah satu nama Desa di Dayeuhkolot. Bupati pertamanya adalah Wiraangunangun (1641-1670).
Pada masa Bupati Wiranatakusumah II (1794-1829) Ibukota Kabupaten Bandung dipindahkan dari Karapyak (Dayeuhkolot) ke pinggir Sungai Cikapundung atau Alun-alun Bandung sekarang. Pemindahan Ibukota tersebut adalah atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda "Deandels", tepatnya pada 25 Mei 1810.    Alasan pemindahan Ibukota, karena dinilai daerah baru tersebut akan memberikan prospek baik terhadap perkembangan wilayah itu, karena saat itu Deandels yang mendapat julukan "Mas Galak" tengah membuat jalan dari Anyer ke Panarukan, yang kebetulan melewati tatar Priangan atau Kotamadya Bandung pada saat sekarang ini.
Sewaktu jembatan penyebrangan Sungai Cikapundung selesai dibuat, syahdan maka Deandels-lah orang pertama yang menyebranginya. Lewat beberapa ratus meter kemudian ia menancapkan tongkat kayu dan berkata "Coba usahakan, bila aku datang kembali ke tempat ini, telah dibangun sebuah kota".   Konon pula, bekas tongkat kayu ditancapkan itu dijadikan Kilometer Nol Kota Bandung.
Adalah Bupati Wiranatakusumah IV dinilai sebagai seorang pamong yang progresif, dialah peletak master plan yang disebut Negroij Bandung.   Ia pada tahun 1850 mendirikan pendopo Kabupaten Bandung (sekarang rumah dinas Walikota Bandung, persis di depan Alun-alun Bandung) dan Mesjid Agung Bandung.   Ia juga memprakarsai pembangunan sekolah raja (pendidikan guru) dan pendidikan sekolah para menak.

Atas jasa-jasanya di segala bidang Wiranatakusumah IV mendapat penghargaan dari Pemerintah Kolonial Belanda berupa bintang jasa.  Kemudian karena penghargaan inilah, rakyat Kabupaten Bandung selalu menyebut Bupati yang satu ini, dengan nama Dalem Bintang.   Bupati yang populer di hati rakyat ini   kemudian diganti oleh Raden Adipati Kusumadilaga.
Pada masa Bupati Kusumadilaga, tepatnya 17 Mei 1884 di Kabupaten Bandung mulai masuk jalan Kereta Api. Ibukota Kabupaten Bandung-pun mulai ramai. Penghuninya bukan saja hanya pribumi, namun orang Eropa dan Bangsa Cina terus berdatangan, yang dengan demikian maka semakin majulah perekonomian Kabupaten Bandung pada saat itu.
Pada masa R A A Martanegara (1893-1918), yaitu pada 21 Februari 1906, Kota Bandung sebagai Ibukota Kabupaten Bandung, statusnya berubah menjadi Gemeente (Kotapradja), dengan pejabat Walikota pertama adalah Tuan B Coops.   Sejak itulah kota Bandung resmi terlepas dari Pemerintahan Kabupaten Bandung hingga sampai dengan saat sekarang ini.
Di jaman Republik, pada saat pmerintahan Kabupaten Bandung dipegang oleh Bupati R H Lily Sumantri, terjadi peristiwa penting, yaitu rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Bandung yang semula berlokasi di Kota Bandung ke daerah Baleendah di wilayah hukum Kabupaten Bandung.  Kepindahan ini disebut sebagai kembalinya ibukota ke tapak cikal bakal Kabupaten Bandung pertama semasa Tumenggung Wiraangunangun.  Dalam perkembangannya, atas beberapa pertimbangan, fisis, geografis daerah Baleendah tidak memungkinkan untuk menjadi Ibukota, maka Ibukota diboyong ke lokasi baru, yaitu di Desa Pamekaran Kecamatan Soreang.  Diatas lahan seluas 24 hektar, kini berdiri kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung, dibangun dengan gaya arsitektur tradisional Priangan

 KOMPLEKS PERKANTORAN PEMERINTAH KABUPATEN DI SOREANG
   Pada Masa Bupati H.U. Hatta D. pembangunan kompleks perkantoran dirampungkan, bahkan terus dibangun fasilitas lain seperti Mesjid Agung Soreang, Kantor DPRD Kabupaten Bandung,Kantor-kantor Dinas, Lembaga lain fasilitas olah raga, hingga monumen perjuangan, serta penghijauan yang menambah asri kompleks tersebut.



SUMBER :

Minggu, 17 April 2011

9 mahluk legendaris dari mitologi jepang

Di negara jepang ada 9 mahluk legendaris yang terkenal dalam cerita "ancien war of 9 god" atau peperangan 9 dewa  yaitu :

1. Shukaku 

Shukaku adalah nama salah satu Bijuu yang berbentuk seekor rakun atau Tanuki dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin.Tato ungu diseluruh tubuhnya menandakan julukannya sebagai dewa angin.

Gambaran Tanuki yang konyol masa kini telah dikembangkan sejak era Kamakura. Mereka digambarkan seperti anjing rakun besar dengan skrotum yang berukuran raksasa yang menggambarkan Tanuki dalam pandangan artistik yang deskriptif. Tanuki biasa digambarkan dengan testikel mereka yang menggantung di punggung atau dijadikan gendang. Tanuki biasa digambarkan juga dengan perut yang ekstra gendut. Perut mereka juga biasa digambarkan sebagai gendang yang ada di gambaran untuk konsumsi anak-anak di Jepang. Laporan lain mengatakan bahwa Tanuki ialah anggota masyarakat yang tidak berbahaya dan produktif. Beberapa kuil memiliki cerita tentang Tanuki yang bisa menyamar. Kisah yang populer salah satunya ialah Bunbuku Chagama yaitu seorang biksu yang ditipu Tanuki yang mengubah diri menjadi ketel teh. Ada pula yang mengatakan Tanuki sering menipu pemburu dengan menjadi ranting pohon dengan merentangkan tangannya dan menunggu pemburu menjauh dan menjatuhkan diri dari pohon. Terkadang Tanuki juga menipu para pedagang dengan menukarkan barang dengan dedaunan yang mereka sihir sehingga menyerupai uang. Ada juga yang mengatakan kalau daun adalah bagian dari ritual sihir mereka.

Dalam hidupnya Shukaku bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri melawan Yamata no Orochi


2.Nekomata

Nekomata adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan. Ia berasal dari Hutan Kematian di utara Hokkaido dan konon pertama kali ditemukan di Hutan Iblis Hokkaido, ia berasal dari Hutan Kematian (berbeda dengan hutan iblis) di utara Hokkaido. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan dua sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati.

Legenda mengatakan, awalnya Nekomata hanyalah seekor kucing peliharaan yang sering disiksa pemiliknya. Setelah si kucing mencapai umur sepuluh tahun, secara perlahan buntutnya akan terbelah menjadi dua bagian, bersamaan dengan meningkatnya kekuatan nujum (shamanism) dan sihir (necromancy) si kucing. Beberapa orang yang mempercayai ini biasanya memotong ekor kucing mereka karena takut berubah menjadi monster.

Nekomata memiliki berbagai macam ilmu sihir dan nujum, tetapi yang paling umum digunakan ialah membangkitkan orang mati dengan kehendaknya. Nekomata dikatakan dapat menciptakan dan mengontrol kematian dengan menggerakan buntutnya atau dengan gerakan kaki depannya. Nekomata memakan orang yang dibencinya, apabila pemiliknya lebih kejam, maka si kucing akan menjadi lebih sadis. Nekomata tidak akan pernah melupakan siksaan oleh seseorang dan akan menyimpan dendam selamanya pada orang tersebut. Bila orang itu sudah mati, maka kerabatnya akan didatangi oleh Nekomata dan dihantui terus menerus. Cara menenangkannya ialah memberikan penghormatan, permohonan maaf dan makanan.

Beberapa cerita rakyat Jepang juga mengatakan bahwa Nekomata dapat merubah bentuk tubuhnya menjadi manusia; bagaimanapun, tidak seperti kebanyakan nekomusume, Nekomata betina cenderung terlihat sebagai wanita tua, memiliki kepribadian buruk, dan selalu menebarkan aroma menyeramkan disekitarnya, yang jika dihirup dalam jangka waktu tertentu akan menyebabkan penyakit dan wabah.

Peperangan Sembilan Dewa
Dalam cerita mitologi Jepang perang sembilan dewa, Nekomata, yang memiliki simbol elemen kegelapan, mencoba untuk mendominasi peperangan. Ia membentuk Aliansi dengan Hokou untuk menyerang Kyuubi, namun usahanya gagal dan nyaris saja tewas dalam pertempuran. Dalam kondisi kritis, ia diselamatkan oleh dewa kematian. Dalam perang ini, Nekomata tercatat bertarung dalam tiga pertarungan.

3. Isonade
Isonade adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk seperti hiu dengan tanduk di kepalanya serta memiliki tiga buah ekor dan tiga buah sirip, ia juga mampu mengendalikan air sesuai dengan keinginannya. Ia pertama kali ditemukan di perairan Yamagawa dan hidup di kedalaman perairan Jepang bagian barat. Setiap beberapa bulan dia akan keluar ke permukaan untuk menghirup udara. Ketika dia melakukan hal ini dia akan menimbulkan badai dan ombak di perairan sekitarnya, semua kapal didekatnya akan tenggelam dan kemudian dijadikan makanan oleh Isonade. Dia juga sering menyerang kapal-kapal yang berlayar di lautan bebas.

Isonade memiliki bawahan bernama samehada yang hidup di dalam perut Isonade dan membantu menambah chakranya hingga lima kali besar. Makanan samehada berasal dari sisa makanan yang dimakan Isonade.

Peperangan Sembilan Dewa
Dalam cerita mitologi jepang perang sembilan dewa, Isonade, yang memiliki simbol elemen air, mengalami empat pertarungan; dua kali menang (melawan Kaku dan Shukaku), satu kali kalah (melawan Nekomata), dan satu kali melarikan diri (saat melawan Yamata No Orochi). Setelah pertarungan, seorang nelayan sekaligus seorang pejuang yang berani dari Yokohama, Takuma Muramasa, mendekati Isonade kemudian menyegel samehada ke dalam alat sihir guci hiu untuk disegel di dalam kuil air. Akibatnya, Isonade tidak dapat menggunakan chakra masif sehingga tidak membahayakan manusia.


4. Sokou
 



Sokou si ekor empat adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk siput-setengah-ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang. Sokou memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar. Karena berbahaya, seorang ahli ilmu iblis bernama Yamazaki Ishiro menyegel Sokou ke dalam alat dewa Kandang Bulan Berjaring di dasar gunung Fuji, Jepang. Hingga saat ini, beberapa orang masih beranggapan bahwa letusan di gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.

Peperangan Sembilan Dewa
Sokou bertarung 4 kali, 3 kekalahan oleh Shukaku, Kaku dan Hokou. Sokou melarikan diri ketika berhadapan dengan Raijuu. Sokou memiliki kekuatan fisik terlemah diantara Bijuu. Tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-6.


5. Hokou



Hokou adalah Bijuu yang berupa seperti anjing berekor lima. Setiap ekor makhluk ini merepresentasikan setiap-tiap kekuatan elemental: Api, Angin, Air, Tanah, dan Petir. Itu bisa mengakibatkan kerusakan dahsyat bila digunakan. Kemampuannya ialah menggunakan semua elemen maupun mengkombinasikannya. Setiap elemennya juga bisa menyebabkan bencana tergantung jenisnya. Hokou bermaksud menghancurkan alam untuk mendapatkan kembali lima elemen ini. Dia mengalami cedera berat ketika menantang Kyuubi berdua dengan Nekomata. Cukup aneh, dia adalah dewa ilusi. Hokou hidup di pohon besar yang sudah berumur panjang.

Peperangan Sembilan Dewa
Hokou bertarung 4 kali, 3 kali kemenangan didapat dari Sokou, Raijuu, dan Nekomata yang nanti akan menjadi sekutunya. Hokou mengalami kekalahan melawan Kyuubi, biarpun dia sudah dibantu oleh Nekomata, tetapi Kyuubi masih terlalu kuat baginya. Kekuatan fisik Hokou ada di peringkat ke 3 dan kekuatan chakra/stamina miliknya ada di peringkat ke-5.


6. Raijuu


Raijuu adalah Bijuu yang yang berbentuk seperti berang-berang, mempunyai 4 kaki dan kuku yang amat tajam. Bila meraung seperti guntur. Aslinya, dia adalah dewa petir, tetapi karena pengaruh kekuatan Yamata no Orochi dia berubah menjadi monster. Raijuu bisa mengeluarkan listrik dalam jumlah besar untuk keperluan pertarungan. Bulunya berwarna emas dan ujungnya berdiri. Memiliki enam ekor yang bentuknya seperti petir, seperti dewa petir kuno.

Raijuu juga digambarkan sebagai rekan Raiden, dewa guntur dari agama Shinto. Biasanya, Raijuu tenang dan tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi buas dan agresif ketika terjadi badai petir dan mengenai apa saja di sekitarnya, batu, pohon bahkan bangunan (orang dulu bilang bahwa pohon yang tersambar petir terkena cakaran Raijuu).

Ada juga yang mengatakan Raijuu tidur di perut manusia. Ini membuat Raiden menembakkan panah ke perut orang - orang yang tidur untuk membangunkannya, yang bisa membuat orang kesakitan. Raijuu dulu tidur di perut orang - orang bila cuaca sedang buruk. Ada pula yang mengatakan bahwa Raijuu hanya tidur di perut orang yang sedang tidur di luar rumah.

Peperangan Sembilan Dewa
Raijuu bertarung 5 kali. Dia menang atas Shukaku dan Sokou, dan kalah oleh Hokou, Yamata no Orochi dan Kyuubi. Dia disegel oleh ninja bernama Sarutobi dengan menggunakan teknik Kinjutsu:Raikiri yang memotong petirnya dan mengembalikkannya ke Raijuu dan membuatnya terluka. Lalu Sarutobi menggunakan alat kekuatan "Penjara Petir Tersembunyi" dan menyegelnya di Kuil Petir.


7. Kaku

Kaku bisa juga dibaca sebagai "mujina" adalah Bijuu berbentuk tupai. Kanjinya juga bisa dibaca sebagai Mujina, yaitu nama subspesies dari tupai (Meles Meles Anaguma) yang ada di beberapa tempat di Jepang. Dia berasal dari altar pengorbanan di pinggiran Nagoya. Kaku mempunyai tujuh ekor dan yang terkecil diantara para Bijuu, walaupun begitu dia adalah Bijuu terlicik dan paling "penyusup" dari sembilan Bijuu lainnya. Kaku memburu mangsanya dari dalam tanah sepanjang waktu. Dia membunuh dengan melongsorkan/menghancurkan bagian tanah dibawah mangsanya, membuatnya jatuh tepat di mulutnya yang sudah terbuka lebar. Di atas tanah, dia bisa berubah menjadi apa saja, asalkan dia mempunyai tanah liat. Tubuhnya berwarna biru.

Peperangan Sembilan Dewa
Dalam perang ini, Kaku bertarung 4 kali, dia menang atas Sokou, dan 3 kali melarikan diri dari Nekomata, Isonade, dan Yamata no Orochi. Walaupun tidak pernah kalah, tetapi dia melarikan diri 3 kali dari 4 kali pertarungannya. Walaupun tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-3 (diatas Isonade dan Nekomata), tetapi dia lebih mementingkan kabur daripada bertarung. Mungkin disebabkan oleh kekuatan fisiknya yang rendah (peringkat ke-7). Tempat penyimpanan tanah liat miliknya ternyata telah diketahui oleh para pejuang dan dibakar. Kaku lalu tidak bisa berubah bentuk dan dikalahkan oleh pejuang pemberani Ikkyo Soujin, yang menyegel Kaku dengan alat kekuatan Sisa Altar Bumi ke segel dalam kuil bumi.


8. Yamata no Orochi
 
Yamata no orochi sangat terkenal di jepang. Bahkan musisi kondang jepang KITARO menggubahnya dalam alunan lagu berjudul Orochi atau "The Dragon Way". Yamata no Orochi adalah Bijuu berbentuk ular. Dia memiliki mata berwarna merah darah, delapan ekor dan kepala (juga digambarkan dililit oleh akar belukar dan semak) dan memiliki kekuatan dari dunia iblis, simbol kejahatan. Setiap kepala Orochi melambangkan simbol: jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian. Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi. Alasannya sederhana: kekuatan Kyuubi tidak terbatas, membuat sebuah lubang pada Kusanagi yang bahkan Enma dan Sarutobi tidak bisa menggoresnya sedikitpun. Dalam legenda, dia menyamai Kyuubi dalam hal kekuatan, tetapi dia mempunyai batasan.

Panjang tubuhnya melebihi besar 8 gunung, dia adalah bijuu yang terbesar. Aslinya, dia lebih lemah dari Hokou dan Nekomata. Tetapi, itu 1000 tahun sebelum pejuang pemberani mencoba mengalahkannya dengan Kusanagi no Tsurugi. Dalam prosesnya pedang itu terserap oleh Orochi, lalu memperbesar kekuatannya secara masif. Setelah itu dia bebas menggunakan kekuatan pedang itu dari perutnya. Dia berasal dari medan perang kuno di Osaka. Kabarnya yamata no orochi disegel dalam tubuh orochimaru. ia sebenarnya sudah hampir diambil oleh akatsuki, tetapi karena kekuatannya akatsuki gagal mengambilnya dan orochimaru pun keluar dari organisasi itu.

Peperangan Sembilan Dewa
Orochi bertarung 5 kali, menang atas Shukaku, Isonade, Kaku, Raijuu, dan kalah mengenaskan atas Kyuubi. Kemampuannya bisa memanggil roh-roh jahat dari dunia lain dan kekuatan dari Kusanagi. Kemampuan chakra/stamina dan fisiknya satu tingkat dibawah Kyuubi. Karena itulah yamata no orochi dianggap setan/iblis terkuat setelah kyuubi.
  
9. Kyuubi

Kyuubi merupakan Bijuu dengan bentuk rubah berekor sembilan dan merupakan yang terkuat diantara para Bijuu. Alasan kenapa dia sangat kuat amat sederhana: dia mempunyai chakra yang tidak terbatas, membuatnya pantas menyandang nama "Raja para Bijuu". Kekuatannya berasal dari segel api miliknya. Setelah bertarung selama 100 tahun dengan Yamata no Orochi, segel itu menjadi kelelahan; tetapi Kyuubi masih bisa bertahan dan berdiri. Dia juga licik dan cerdas. Cara berbicaranya sangat sadistis dan sarkastik. Begitu pula kelakuannya.

Kyuubi no Yokou adalah Bijuu terkuat dalam Mitologi Jepang. Tubuhnya ditutupi bulu berwarna merah; Kyuubi melambangkan elemen api. Kemampuannya amat luar biasa. Karena belum pernah dikalahkan sekalipun oleh Youkai, kekuatan sebenarnya tidak bisa diukur. Ekornya mengeluarkan pusaran angin dengan cara diputar dengan cepat,satu hentakan ekor saja dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami, dan Kyuubi mampu merobek musuhnya dengan cakar raksasa miliknya. Bulu-bulunya bisa mengeluarkan bola api seperti meteor yang tak pernah habis, cukup untuk menghancurkan sebuah desa dengan cepat. Dalam peperangan 9 dewa, Hokou mengalami cedera parah, dan Nekomata hampir mati; bila tidak ditolong dewa kematian karena berani menantang Kyuubi. Yamata no Orochi bergantung pada Kusanagi no Tsurugi, pedang klan Kusanagi untuk mengalahkan Kyuubi, tetapi bisa dikalahkan dan mata pedang dari pedang tersebut menjadi retak. Padahal Sarutobi sasuke, si ninja legendaris dan Enma si raja monyet tidak bisa menimbulkan goresan sedikitpun pada Kusanagi. Ini menggambarkan kekuatan Kyuubi yang luar biasa.

Peperangan Sembilan Dewa
Di suatu tempat, Kyuubi terus menerus membunuh orang-orang yang ada di jalannya untuk mencari siapa yang membangunkannya. Yamata no Orochi tidak memberitahu siapa yang telah membangunkannya, walaupun ternyata Yamata no Orochi sendiri yang telah membangunkannya. Kyuubi hanya bertarung 4 kali dan semuanya dimenangkannya, yaitu melawan Nekomata dan Hokou, Raijuu, dan Yamata no Orochi.

Secara berurutan dari shukaku ke yamata no orochi, mereka juga punya nama lain yang berdasarkan angka dari jumlah ekor mereka.
 

Kitsune (?) adalah sebutan untuk binatang rubah dalam bahasa Jepang. Dalam cerita rakyat Jepang, rubah sering ditampilkan dalam berbagai cerita sebagai makhluk cerdas dengan kemampuan sihirnya yang semakin sempurna sejalan dengan semakin bijak dan semakin tua rubah tersebut. Selain itu, rubah mampu berubah bentuk menjadi manusia. Dalam legenda, rubah sering diceritakan sebagai penjaga yang setia, teman, kekasih, atau istri, walaupun sering terdapat kisah rubah menipu manusia.
Di zaman Jepang kuno, rubah dan manusia hidup saling berdekatan sehingga legenda tentang kitsune muncul dari persahabatan antara manusia dan rubah. Dalam kepercayaan Shinto, kitsune disebut Inari yang bertugas sebagai pembawa pesan dari Kami. Semakin banyak ekor yang dimiliki kitsune (kitsune bisa memiliki sampai 9 ekor), maka semakin tua, semakin bijak, dan semakin kuat pula kitsune tersebut. Sebagian orang memberi persembahan untuk kitsune karena dianggap memiliki kekuatan gaib 

Selasa, 12 April 2011

METAL DAN ISLAM

METAL DAN ISLAM
Tidak selamanya band  metal itu tidak mengerti agama,contoh nya purgatori walaupun dengan penampilan yang urakan dan brutal tetapi band ini syarat dengan ajaran – ajaran agama islam , walaupun band metal  lagu –lagu purga tori banyak diambil dari AL – QUR’AN yaitu kitab suci umat islam
Pada awal berdirinya, Purgatory adalah sebuah band dengan status genre Death Metal. Purgatory memulai pengalaman rekamannya di tahun 1995 dengan mini album berjudul Abyss Call, produksi sendiri. Mulai dikenal secara umum lewat lagu "Sakaratul Maut" yang menjadi salah satu lagu dari album kompilasi Metalik Klinik I, produksi Rotorcorp tahun 1998. Pada tahun berikutnya (1999) Purgatory mengeluarkan full album pertamanya yang berjudul Ambang Kepunahan, masih spesifik ber-genre Death Metal.

Perjalanan berkarya dalam band ini membuat para personilnya merasa terbatas pada pakem "genre" musik. Ide-ide segar mulai muncul berbenturan dengan status band yang sudah terkunci genre. Perubahan sensasional terjadi pada karya-karya Purgatory di tahun 2001, yaitu adanya penambahan instrumen DJ, vocal dan komposisi sampling.

Perubahan ini adalah titik awal kreatifitas penuh dalam berkarya bagi para personil Purgatory, terbukti di permukaan CD dan kaset dari album 7:172, yang diproduksi di bawah label ZR Production pada tahun 2003. Pada album ini Purgatory melibatkan kolaborasi bersama Eet Syachrani (Edane) dan Bonita dalam lagu "Paranoia". Selepas album ini Purgatory ikut berpartisipasi dalam beberapa album kompilasi.
Konsentrasi dalam eksplorasi pada sya'ir dan komposisi musik ini dengan sendirinya membentuk kerakter baru dalam band ini. Mulai saat itu Purgatory tidak meng-klaim genre khusus pada genre musiknya, kecuali Metal, dengan alasan antisipasi atas terjadinya benturan pada klaim genre tersebut di masa mendatang. Tidak ada spesifikasi khusus bagi musik yang bebas dalam memasukkan berbagai unsur sesuai dengan kebutuhan lagu.

Konsentrasi ini juga dituang pada pembuktian berikutnya, yaitu album Beauty Lies Beneath di tahun 2006. Di album ini Purgatory habis-habisan mengungkapkan segala penyampaian pada sya'ir dan mengeluarkan segala ide pada aransemen musik. Berbeda dengan dua album sebelumnya, eksekusi proses distribusi album ini dijalani tanpa menggunakan akses jalur distribusi dari major label, sebagaimana pada album Ambang Kepunahan menggunakan jasa distribusi Musica Studio dan album 7:172 menggunakan jasa distribusi milik Sony Music Indonesia.

Sejak awal berdirinya sampai dengan hari ini, telah terjadi berkali-kali perombakan jumlah dan nama pada formasi Purgatory. Di luar faktor emosional kekeluargaan dan rasa memiliki atas band ini, masing-masing personil tidak mengkhawatirkan adanya lagi kemungkinan reformasi.

Semakin meruncingnya pembentukan karakter pada band ini semakin mengarahkan para personilnya untuk "saling menjebakkan diri" ke dalam sebuah konsep yang sama. Konsep ini adalah ISLAM.

Latar belakang tema Islam yang dibawa band ini ada sejak dari penamaan judul lagu "Sakaratul Maut" pada album kompilasi Metalik Klinik I. Kepercayaan diri dalam mengangkat tema Islam tumbuh berangsur-angsur seiring dengan umur para personil band. Selanjutnya adalah; judul album "7:172" yang diambil dari sebuah ayat dalam Qur'an Surah ke-7 (al-A'raaf) ayat 172, judul lagu M.O.G.S.A.W kependekan dari Messenger Of GOD Shalallahu 'Alaihi Wassalaam dan seluruh lantunan sya'ir yang ada dalam album Beauty Lies Beneath.

Para pendengar Purgatory di kalangan komunitas underground adalah mereka yang mengenal Purgatory dari: suguhan komposisi lagu dan tampilan visual yang dikemas sedemikian rupa, atau dari penyampaian yang terungkap pada sya'ir-sya'ir lagu, atau salah satu dari keduanya, atau bahkan dari keduanya. Yang pasti, satu-satunya alasan bagi para personil Purgatory sendiri untuk tetap berada di band ini adalah kesamaan visi untuk menjaga satu konsep tadi.

Sebagian alasan dari terbatasnya frekuensi Purgatory tampil di tengah komunitas underground adalah merupakan dampak dari tidak spesifik-nya genre kemasan musik/tampilan, terlebih lagi dengan adanya batasan-batasan konsep beragama. Dengan batasan-batasan prinsipnya ini, Purgatory tidak mungkin tampil di ditempat-tempat tertentu.

Sebaliknya, dengan apa yang dibawanya ini, Purgatory justru tampil di satu tempat tertentu yang lebih sulit dijangkau banyak orang: yaitu isi hati. Karena yang paling mendasar dari konsep Islam tempatnya di dalam hati. ALLAH سبحانه وتعالى .
Kontroversi nama band
Tidak pernah ada tanggal yang pasti kapan awal Purgatory berdiri, yang bisa diingat cuma tahun-tahunnya saja. Itu pun tergantung mau dihitung dari yang mana...
dihitung dari kapan al dan ltf mulai main musik = 1993
dihitung dari ditemukannya kata Purgatory = 1994
dihitung dari mulai rekaman independen Abyss Call (mini album pertama) = 1997
dihitung dari awal distribusi nasional kompilasi pertama (Sakaratul Maut, Metalik Klinik 1) = 1998
dihitung dari awal distribusi nasional album pertama (Ambang Kepunahan) = 1999.

Tapi mulai dari ditemukannya nama band ini, karena selain dari 2 personil awal (al & ltf brothers), nama inilah yang masih tersisa dari awal sampai saat ini. Padahal, sejarah bagaimana ditemukannya nama purgatory ini biasa saja.

Kata purgatory itu menempel di ltf dulu waktu dia menonton film Nightmare on Elm Street (Freddy Kruger), di situ tersebut kata "Purgatory". Sebenarnya ltf yang waktu itu masih berumur 17 tahun (sma) cuma asik saja dengan kata "Purgatory", terdengar keren. Sementara al yang masih berumur 14 tahun (smp) nurut saja apa kata si abang.

Begitu ditelusuri, ternyata kata Purgatory itu adalah kata yang ada di agama lain, adalah sebuah proses atau tempat pensucian dosa sebelum masuk surga. Sebagaimana persamaan-persamaan dari 3 agama Samawi (3 agama dari Nabi Ibrahim عليه السلام), dalam Islam pun terdapat persamaan seperti konsep pensucian ini: adalah bagi mereka yang tidak mati Syahid, semua muslim pada akhirnya akan masuk surga Jannah, tetapi sebelumnya harus dihukum dulu sesuai dengan dosa-dosa yang dilakukannya selama hidup di dunia.

Perjalanan sampai dengan saat ini membawa nama Islam tidaklah langsung, tapi berangsur-angsur. Alhamdulillah, Purgatory yang sekarang, setiap menulis lagu cuma mau meniru dari bagaimana Islam dan Qur'an.

Bagaimanapun sejarah dan arti dari nama  purgatory ini "cuma nama band", salah satu dari 100 band lebih yang menggunakan nama ini di seluruh dunia, dari yang belum punya album sampai dengan yang terkenal di negaranya masing-masing. Ada seorang pengacara asing di YouTube (video clip Pathetic) menulis comment meminta kami mengganti nama band, katanya mereka sudah menggunakan nama ini lebih dulu tahun 1999... wow, YouTube belum ada di tahun 1994.

Pada September tahun 2002 band ini sudah mulai aktif lagi membuat lagu dan pada saat itu baru ada 3 lagu. Purgatory sempat juga membuat video klip dengan dana kolektif. Dengan formasi baru Al, L.T.F., Amor, Die, Nti, Buday. Band ini pun sempat bikin single dari 3 lagu itu dan single itu dikasihkan ke Rony dan ternyata lagu tersebut banyak sekali kekurangan, yang hasilnya kurang bagus dan harus take ulang lagi, sembari membuat materi lagu baru. Kesemua aktivitas itu dilakukan di Home Studio Ronny.
Ditahun 2003 kemudian aliran musik yang dibawakan adalah metal tapi metal yang dalam arti pendewasaan seperti yang kalian dengar di album terbaru mereka 7:172, berbeda dengan yang sebelumnya. Album Purgatory sekarang dibawah label ZR Production dan titip edar di Sony Music Indonesia.
Penggemar atau fans dari purgatory  disebut MOGers dan kata-kata MOG berasal dari MOGSAW atau Messenger Of God Shalawlioh Alaihi Wassallam yang termasuk salah satu judul lagu dari purgatory yang berarti utusan ALLAH atau RASULULLAH SAW.
Contoh Lyric dan pengertian lagu
55:13 -Qur'an Surah Ar-Rahman ayat 13

Kafir bilang :
Kau bunuh sebanyak mungkin orang yang kau temui, tak peduli dari golonganmu sendiri.
Putus asa menjual faham melawan peradaban modern terbaik kami yang termahsyur,
hanya bisa gunakan sebilah keyakinan bunuh diri.
Tindakan semena-mena membunuh manusia, membantai,
dan masih kau bilang itu sebuah pengorbanan

Berperang melawan musuh yang tak terkalahkan,
semakin menumbuhkan kebencian (kekerasan) dalam dirimu
Pembunuhan masal yang membanggakan
kau membunuh… kau hanguskan…
Pembantaian, membunuh atas nama Tuhan kau korbankan nyawa orang-orang tak berdosa
Teror dari sebuah agama berdarah
kau membunuh… kau hanguskan semua tak tersisa…

Terror bilang :
Mati untuk sebuah keyakinan adalah cara terbaik dalam mengakhiri hidup
Berkorban… aku tidak takut mengakhiri hidupku untuk dapatkan yang lebih baik
Karena sebagai imbalannya kami akan diberikan jalan langsung ke surga
Mereka yang mati dalam jalan kami : tidak ada manusia yang tak berdosa

Kaum Kafir tidak seharusnya hidup menularkan kekafirannya
Kaum Kafir seharusnya tidak pernah pegang kendali
Kaum Kafir seharusnya tidak berkembang-biak
Kaum Kafir harus mati mengenaskan

Kami berperang untuk menghapus dosa-dosa di muka bumi
Kami berperang untuk apa yang seharusnya kami lakukan
Eksekusi tentara-tentara Tuhan... Musnahkan semua musuh yang ada

Fakta :
Terror bicara tentang Tuhan > Kaum Kafir menyebar terlalu kuat
Terror mencari keramaian > Kaum Kafir tertawa terlalu keras
Terror membantai nyawa > Kaum Kafir balas terlalu kuat
Terror membantai lagi nyawa > Kaum Kafir salahkan kita semua

Perang kepemilikan (peradaban), korban sebenarnya adalah agama
antara terror bunuh diri dan kekufuran yang zhalim
TERROR dan KAFIR… (dua-duanya) FITNAH AGAMA…

Kau takkan pernah bisa mengerti arti sesungguhnya, sebelum kau jernihkan pikiran
antara "terror bunuh diri" dan "Jihad Fi Sabilillah"...

Kau takkan pernah bisa mengerti arti sesungguhnya, sebelum kau jernihkan pikiran
untuk melihat seberapa mahalnya nyawa yang telah ALLAH berikan [4 : 29]

“Maka nikmat TUHAN-mu yang manakah lagi yang akan kau dustakan?”
Sebagaimana ar-Rahman dan ar-Rahim mengendalikan semesta alam [1 : 1-2]

“Maka nikmat TUHAN-mu yang manakah lagi yang akan kau dustakan?”
Sebagaimana semua diciptakan berpasangan dalam sebuah keseimbangan [51 : 49] [55 : 8]

"Maka nikmat TUHAN-mu yang manakah lagi yang akan kau dustakan?”
Sebagaimana setelah kegelapan akan selalu ada cahaya (14 : 1)

“Maka nikmat TUHAN-mu yang manakah lagi yang akan kau dustakan?”
Sebagaimana dosa-dosa diperlihatkan di mana-mana untuk kita hindari [10 : 99-100]

Bukanlah untuk menyalah-gunakan kata Jihad Fi Sabilillah
ALLAH akan balas mereka yang melakukan kerusakan di muka bumi [38 : 28] [2 : 11-12]

Bukanlah untuk menyengsarakan kehidupan manusia
ALLAH akan balas mereka yang menyia-nyiakan nyawa yang telah diberikan-NYA [4 : 29]

Tidak semudah itu masuk Jannah (surga)
ALLAH beri ganjaran atas apa-apa yang telah kita lakukan [14 : 51]
Mengertilah arti sebenarnya dari Jihad fi sabilillah [25 : 52]
Sumber : http://wearemogerz.blogspot.com